VIBI (Verify Before I Believe) Sebagai Upaya Intervensi Digital Terhadap Perilaku Verifikasi Informasi Hoaks Remaja di Kabupaten Tulungagung
Abstrak
Maraknya hoaks di media sosial menuntut penguatan literasi digital kritis remaja. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji efektivitas aplikasi VIBI (Verify Before I Believe) sebagai media intervensi digital untuk meningkatkan perilaku verifikasi informasi hoaks pada remaja di Kabupaten Tulungagung. Metode penelitian menggunakan Research and Development (R&D) model 4D dengan 60 responden remaja usia 11-17 tahun. Instrumen berupa kuesioner berbasis Social Learning Theory (SCL) dan Literasi Media (LM), dianalisis menggunakan validasi ahli dan paired sample t-test. Hasil validasi menunjukkan produk layak digunakan (ahli media: 3,22; desain: 2,94; materi: 3,72). Uji efektivitas menunjukkan peningkatan signifikan skor SCL dari 3,15 (pre-test) menjadi 4,09 (post-test) dan LM dari 3,12 menjadi 4,24, dengan nilai signifikansi p < 0,001. Disimpulkan bahwa aplikasi VIBI efektif meningkatkan perilaku verifikasi informasi hoaks pada remaja Tulungagung. Media intervensi berbasis multimedia audiovisual seperti VIBI berpotensi diadopsi sebagai sarana edukasi literasi digital di sekolah dan masyarakat.
Untuk perlindungan hak cipta, unduhan dokumen penuh membutuhkan verifikasi izin.